Apa Keunggulan Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 untuk Irigasi Debit Besar?
Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 adalah solusi pompa air tenaga surya untuk proyek irigasi debit besar yang membutuhkan suplai air stabil, efisien, dan siap digunakan pada area pertanian skala menengah hingga besar. Produk ini sangat relevan untuk Dinas Pengairan, Dinas Pertanian, kelompok tani, kontraktor proyek irigasi, dan pengelola embung desa yang membutuhkan sistem pemompaan air dari sumur bor menuju lahan, tandon besar, reservoir, atau jaringan distribusi air.
Keunggulan utama pompa ini terletak pada kapasitasnya. Berdasarkan datasheet LORENTZ, sistem PSk3-15 C-SJ75-3 memiliki head maksimal 35 meter dan flow rate maksimal 126 m³/h. Angka ini menunjukkan bahwa pompa masuk kategori pompa submersible tenaga surya debit besar untuk kebutuhan pengairan yang serius, bukan sekadar pompa kecil untuk kebutuhan rumah tangga.
Namun, memilih pompa irigasi tidak boleh hanya melihat merek atau angka debit maksimum. Pembeli wajib menghitung kedalaman sumber air, debit harian, tinggi dorong, panjang pipa, diameter pipa, kebutuhan air tanaman, dan luas lahan. Sebelum membeli, lakukan sizing teknis agar kapasitas panel surya dan pompa tidak salah.
Apa Itu Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 dan Untuk Siapa Produk Ini Paling Cocok?
Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 merupakan solar submersible pump system untuk sumur 8 inch. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan energi dari panel surya, lalu controller mengatur daya menuju motor pompa agar air dapat diangkat dari sumur menuju titik distribusi. Karena berbasis tenaga surya, sistem ini sangat cocok untuk area pertanian yang jauh dari jaringan PLN, memiliki biaya operasional tinggi karena genset, atau membutuhkan solusi pengairan yang lebih hemat dalam jangka panjang.
Apakah Pompa Lorentz PSk3-15 C-SJ75-3 cocok untuk Dinas Pengairan dan kelompok tani?
Ya, Pompa Lorentz PSk3-15 C-SJ75-3 cocok untuk Dinas Pengairan, Dinas Pertanian, kelompok tani, pengelola irigasi desa, kontraktor pengadaan, dan pelaksana proyek pompa air tenaga surya. Produk ini bisa mendukung kebutuhan seperti:
- Irigasi sawah dan lahan pertanian.
- Pengisian embung atau reservoir.
- Suplai air ke tandon besar.
- Pengairan hortikultura dan perkebunan.
- Sistem pompa air tenaga surya untuk kelompok tani.
- Proyek pengairan desa berbasis energi terbarukan.
Masalah yang sering terjadi di lapangan adalah banyak proyek membeli pompa hanya berdasarkan “debit maksimum” di brosur. Padahal, debit aktual selalu dipengaruhi oleh head pompa, kedalaman air, panjang pipa, losses instalasi, kondisi panel surya, dan intensitas matahari. Jika data tersebut tidak dihitung sejak awal, pompa bisa bekerja tetapi debit tidak mencapai target.
Solusinya, gunakan data lapangan sebagai dasar pemilihan pompa. Untuk proyek pompa air tenaga surya untuk kelompok tani, tim teknis harus mengetahui kedalaman sumur, tinggi tandon, jarak pipa, kebutuhan air per hari, serta pola pemakaian air. Dengan begitu, kapasitas pompa, jumlah panel surya, dan sistem proteksi dapat disesuaikan sejak awal.
Tips penting sebelum membeli: pastikan diameter sumur memenuhi kebutuhan sistem. Produk ini dirancang untuk sumur 8 inch, sehingga tidak cocok jika dipaksakan pada borehole yang lebih kecil. Tren saat ini juga menunjukkan bahwa proyek pertanian mulai beralih ke pompa hybrid solar karena biaya operasional lebih rendah dibanding sistem full genset.
“Dalam proyek irigasi tenaga surya, kesalahan paling mahal bukan selalu pada merek pompa, tetapi pada sizing yang tidak sesuai. Debit, head, diameter pipa, dan konfigurasi panel harus dihitung sebagai satu sistem. Jika satu komponen salah, performa pompa bisa turun jauh dari target lapangan.” — Praktisi engineering sistem pompa tenaga surya.
Berapa Spesifikasi Teknis Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3?
Spesifikasi teknis menjadi bagian paling penting sebelum Dinas, kontraktor, atau kelompok tani mengambil keputusan pembelian. Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 membawa kombinasi controller berdaya besar, motor submersible efisien, dan pump end centrifugal berbahan stainless steel untuk kebutuhan irigasi debit besar.
Berapa head, debit, power, dan kapasitas controller PSk3-15?
Berikut spesifikasi teknis utama yang perlu diperhatikan:
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Tipe sistem | Solar submersible pump system untuk sumur 8 inch |
| Head maksimal | 35 m |
| Flow rate maksimal | 126 m³/h |
| Controller | PSk3-15 |
| Power controller maksimal | 16 kW |
| Input voltage maksimal | 850 V |
| Optimum Vmp | >575 V |
| Efisiensi controller | Maks. 98% |
| Enclosure controller | IP66 |
| Motor | AC DRIVE SUB 6” 11 kW |
| Motor enclosure | IP68 |
| Submersion maksimal | 150 m |
| Pump end | PE C-SJ75-3 |
| Tipe pompa | Centrifugal pump |
| Material | Stainless steel AISI 304 |
Data tersebut menguatkan posisi produk ini sebagai pompa submersible Lorentz 8 inch untuk kebutuhan irigasi serius. Controller PSk3-15 memiliki fitur penting seperti integrated MPPT, hybrid power function untuk kombinasi solar dengan grid/generator, sensor analog dan digital, konfigurasi melalui LORENTZ Assistant App, data logging, system monitoring, serta SunSensor untuk proteksi pompa dan motor. Spesifikasi ini tercantum dalam datasheet resmi produk LORENTZ PSk3-15 C-SJ75-3.
Masalah yang sering muncul adalah pembeli hanya membaca satu angka, misalnya flow rate maksimal 126 m³/h, lalu langsung menganggap debit tersebut pasti tercapai di semua lokasi. Cara ini keliru. Debit aktual sangat bergantung pada total dynamic head, radiasi matahari, konfigurasi panel surya, panjang kabel, ukuran pipa, dan losses sistem.
Solusinya, spesifikasi harus dibaca bersama pump chart dan data lapangan. Jika head naik, debit bisa turun. Jika panel kurang, controller tidak mendapat daya optimal. Jika pipa terlalu kecil, friction loss meningkat dan debit turun. Karena itu, vendor yang baik tidak hanya menawarkan harga Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3, tetapi juga membantu menghitung performa sistem.
Tips untuk pengadaan: mintalah penawaran lengkap yang mencakup pompa, controller, panel surya, struktur mounting, kabel DC, proteksi, sensor, grounding, instalasi, dan commissioning. Untuk proyek Dinas Pertanian atau kelompok tani, dokumen teknis seperti datasheet, layout sistem, dan simulasi debit harian akan sangat membantu proses evaluasi.
Tren konten produk teknis saat ini semakin menuntut transparansi. Pembeli tidak cukup diberi klaim “pompa kuat” atau “debit besar”. Mereka membutuhkan tabel spesifikasi, pump chart, estimasi jumlah panel, dan rekomendasi aplikasi. Karena itu, artikel penjualan harus menjelaskan produk secara teknis namun tetap mudah dipahami.
Untuk proyek irigasi, Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 layak dipertimbangkan ketika pembeli membutuhkan pompa air tenaga surya debit besar, sistem hybrid solar-grid-generator, dan solusi pengairan yang bisa dihitung secara engineering dari awal hingga commissioning Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3.
Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 bekerja sebagai sistem pompa irigasi tenaga surya yang tidak hanya mengandalkan panel surya dan motor pompa, tetapi juga controller pintar untuk menjaga daya, proteksi, dan performa air tetap optimal di lapangan.
Bagaimana Sistem Kerja Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 dari Panel Surya ke Air Irigasi?
Pada sistem pompa air tenaga surya Lorentz, panel surya menangkap energi matahari dan menghasilkan listrik DC. Energi ini masuk ke controller PSk3-15, lalu controller mengatur suplai daya menuju motor submersible. Dari motor, tenaga putar menggerakkan pump end PE C-SJ75-3 untuk mendorong air dari sumur bor menuju tandon, embung, reservoir, atau jaringan irigasi.
Banyak orang mengira sistem pompa submersible tenaga surya hanya terdiri dari panel dan pompa. Padahal, controller memegang peran sebagai “otak sistem”. Tanpa controller yang tepat, energi dari panel surya tidak akan bekerja maksimal, terutama saat intensitas matahari berubah karena awan, pagi hari, sore hari, atau kondisi panel terkena bayangan sebagian.
Apa peran controller PSk3-15, MPPT, SunSensor, dan hybrid power?
Controller PSk3-15 pada Pompa Lorentz PSk3-15 C-SJ75-3 memiliki beberapa fungsi penting. MPPT atau Maximum Power Point Tracking membantu sistem mencari titik daya terbaik dari panel surya. Artinya, ketika radiasi matahari naik-turun, controller tetap berusaha memaksimalkan energi agar pompa bisa menghasilkan debit air yang lebih stabil.
Fitur hybrid power juga menjadi nilai jual penting untuk proyek Dinas Pengairan, Dinas Pertanian, dan kelompok tani. Sistem ini memungkinkan kombinasi sumber daya dari solar, grid PLN, atau generator. Dalam proyek irigasi debit besar, fitur ini sangat berguna karena kebutuhan air sering tidak selalu sama dengan jam matahari terbaik. FAO menjelaskan bahwa sistem solar pumping dapat memakai skema stand-alone, storage air, solar/diesel hybrid, hingga kombinasi solar dengan grid untuk menyesuaikan kebutuhan irigasi dan ketersediaan energi. (FAOHome)
Fitur SunSensor membantu proteksi pompa dan motor. Sensor ini membantu sistem membaca kondisi cahaya matahari, sehingga pompa tidak dipaksa bekerja saat suplai daya tidak ideal. Selain itu, data logging dan system monitoring membantu operator mengevaluasi performa sistem dari waktu ke waktu. Untuk proyek pemerintah atau kelompok tani, data seperti jam operasi, performa daya, dan pola kerja pompa bisa menjadi bahan evaluasi teknis.
Saya melihat fitur monitoring seperti ini semakin penting untuk pengadaan modern. Di lapangan, masalah pompa sering muncul bukan karena unit rusak, tetapi karena operator tidak punya data. Ketika sistem punya riwayat kerja, tim teknis bisa melihat apakah masalah berasal dari panel surya, shading, kabel, sumber air, controller, atau desain pipa. Ini membuat maintenance lebih cepat dan biaya downtime lebih rendah.
Beberapa komponen kerja yang perlu dipahami:
- Panel surya: sumber energi utama.
- Controller PSk3-15: pengatur daya dan proteksi sistem.
- MPPT: optimasi daya panel surya.
- Hybrid power: kombinasi solar, PLN, atau genset.
- SunSensor: proteksi berbasis kondisi matahari.
- LORENTZ Assistant App: memudahkan konfigurasi dan monitoring.
- Pump end centrifugal: mendorong air ke sistem irigasi.
Datasheet LORENTZ menyebut controller PSk3-15 memiliki integrated MPPT, fungsi hybrid power, sensor analog/digital, data logging, monitoring real-time dan historis, serta konfigurasi melalui LORENTZ Assistant App. Sistem ini juga mendukung controller efficiency maksimum 98%, input voltage maksimum 850 V, dan optimum Vmp di atas 575 V.
Bagaimana Cara Menentukan Sizing Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 agar Tidak Salah Beli?
Sizing menjadi tahap paling penting sebelum membeli Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3. Jangan hanya bertanya “berapa harga Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3” atau “berapa debit maksimalnya”, karena debit maksimum tidak otomatis tercapai di semua lokasi. Performa aktual selalu mengikuti kondisi sumber air, tinggi dorong, pipa, konfigurasi panel surya, dan kebutuhan air harian.
Data lapangan apa saja yang wajib disiapkan sebelum membeli?
Sebelum meminta penawaran jual Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3, siapkan data teknis berikut:
- Kedalaman sumber air.
- Static water level.
- Dynamic water level.
- Total dynamic head.
- Jarak pipa horizontal.
- Diameter pipa.
- Kebutuhan debit per jam.
- Kebutuhan air per hari.
- Luas lahan.
- Jenis tanaman.
- Lokasi pemasangan panel surya.
- Potensi shading dari pohon, bangunan, atau bukit.
- Ketersediaan grid PLN atau genset backup.
FAO menekankan bahwa desain solar water pumping perlu mengumpulkan informasi lokasi, sumber air, kebutuhan air, variasi musiman, recovery rate, kedalaman sumber, lokasi penyaluran, vertical lift, dan panjang jalur pipa sebelum sistem dirancang. Prinsip ini sangat relevan untuk pompa air tenaga surya untuk kelompok tani, karena kebutuhan irigasi sering berubah mengikuti musim, jenis tanaman, dan jadwal tanam. (FAOHome)
Kesalahan sizing bisa membuat debit tidak tercapai. Misalnya, pompa mampu menghasilkan flow rate besar pada head rendah, tetapi debit akan turun ketika total head naik. Jika pipa terlalu kecil, friction loss meningkat. Jika panel kurang, controller tidak mendapat daya cukup. Jika shading tinggi, produksi energi harian turun. Akhirnya, sistem terlihat “kurang kuat”, padahal masalah utamanya ada pada desain.
Saya lebih menyarankan pembeli proyek meminta simulasi performa, bukan hanya brosur. Untuk Dinas Pertanian dan kontraktor irigasi, simulasi ini membantu menjelaskan kenapa jumlah panel tertentu dipilih, kenapa diameter pipa harus sesuai, dan kenapa tandon atau reservoir perlu masuk perencanaan. Cara ini membuat pengadaan lebih transparan dan mengurangi risiko komplain setelah instalasi.
Tren tender pengadaan juga mulai bergerak ke arah engineering-based procurement. Pembeli tidak lagi cukup menerima spesifikasi singkat. Mereka mulai meminta datasheet, pump chart, desain panel surya, layout instalasi, proteksi DC/AC, grounding, estimasi debit, dan skenario operasi hybrid solar-grid-generator.
Konsultasi sizing Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 sebelum pembelian. Kirim data kedalaman sumur, kebutuhan debit, dan lokasi proyek untuk dibuatkan rekomendasi sistem Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3
Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 memiliki kelebihan besar untuk proyek irigasi pertanian karena sistem ini tidak hanya mengandalkan energi surya, tetapi juga mendukung konsep hybrid solar-grid-generator. Artinya, sistem dapat memakai panel surya sebagai sumber utama, lalu tetap punya opsi backup dari PLN atau generator saat kebutuhan air meningkat, cuaca kurang ideal, atau jadwal irigasi menuntut operasi lebih panjang.
Apa Kelebihan Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 untuk Proyek Irigasi Pertanian?
Dalam proyek pertanian, kebutuhan air sering tidak bisa menunggu kondisi matahari sempurna. Tanaman tetap membutuhkan suplai air pada jadwal tertentu, terutama pada musim kering, fase pembibitan, fase pembungaan, atau saat lahan mulai kekurangan kelembapan. Di sinilah Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 memberi nilai lebih dibanding pompa konvensional biasa.
Produk ini cocok untuk Dinas Pengairan, Dinas Pertanian, kelompok tani, kontraktor irigasi, dan pengelola embung desa karena sistemnya mendukung operasi fleksibel. Panel surya dapat menjadi sumber energi utama untuk menekan biaya operasional, sedangkan grid atau generator dapat masuk sebagai backup. Dengan konsep seperti ini, proyek tidak bergantung penuh pada BBM, tetapi juga tidak kehilangan fleksibilitas saat target debit harian belum tercapai.
Kenapa sistem hybrid solar-grid-generator penting untuk Dinas dan kelompok tani?
Sistem hybrid penting karena irigasi membutuhkan kontinuitas air, sementara radiasi matahari selalu berubah. Pada pagi hari, daya panel belum maksimal. Saat siang, produksi energi tinggi. Ketika mendung, output panel turun. Jika sistem hanya mengandalkan panel surya tanpa perencanaan storage air, jadwal irigasi bisa terganggu.
Solusinya, gunakan kombinasi pompa air tenaga surya, sumber backup, dan penyimpanan air. Sistem bisa memompa air saat matahari optimal, lalu menyimpan air di tandon besar, reservoir, atau embung. Jika kebutuhan air lebih tinggi, grid atau generator dapat membantu operasi pompa.
Kelebihan utama sistem hybrid untuk proyek irigasi:
- Energi surya sebagai sumber utama untuk menekan biaya operasional.
- Grid atau generator sebagai backup saat kebutuhan air tinggi.
- Operasi lebih fleksibel untuk jadwal irigasi harian.
- Controller PSk3-15 efisien untuk mengoptimalkan daya masuk.
- Material stainless steel AISI 304 membantu ketahanan di lingkungan air.
- Motor tanpa elektronik di dalam motor lebih aman untuk aplikasi submersible.
- Cocok untuk sumur bor 8 inch, reservoir, dan jaringan pipa irigasi.
Datasheet LORENTZ menunjukkan controller PSk3-15 mendukung fungsi hybrid power untuk mencampur solar dengan grid atau generator, memakai MPPT, memiliki efisiensi maksimum 98%, serta motor AC DRIVE SUB 6” 11 kW berbahan stainless steel AISI 304 tanpa elektronik di dalam motor.
“Untuk pompa irigasi tenaga surya skala proyek, desain terbaik bukan hanya mencari pompa paling besar, tetapi membangun sistem yang mampu menjaga debit sesuai kebutuhan lapangan. Kombinasi panel surya, controller efisien, backup generator, dan storage air membuat sistem lebih stabil untuk pertanian.” — Praktisi engineering solar pumping.
Tren saat ini menunjukkan solar-diesel hybrid dan solar-grid hybrid makin banyak dipakai pada proyek pertanian skala besar. Alasannya sederhana: biaya energi bisa ditekan, tetapi proyek tetap punya cadangan tenaga saat cuaca tidak mendukung. Karena itu, pencarian seperti pompa air tenaga surya untuk kelompok tani, Pompa Lorentz PSk3-15 untuk irigasi pertanian, dan jual Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 semakin relevan untuk pasar pengadaan.
Berapa Estimasi Kebutuhan Panel Surya untuk Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3?
Estimasi kebutuhan panel surya untuk Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 tidak cukup dihitung dari angka power max. saja. Banyak pembeli melihat controller power max. 16 kW, lalu langsung menyamakan kebutuhan panel dengan angka tersebut. Cara ini terlalu sederhana dan berisiko membuat desain tidak akurat.
Jumlah panel harus menghitung target debit harian, total dynamic head, PSH lokasi, konfigurasi string panel, losses kabel, suhu modul, orientasi panel, sudut kemiringan, dan potensi shading. Pada proyek irigasi, sistem tidak hanya perlu “menyala”, tetapi harus menghasilkan air sesuai kebutuhan lahan.
Apakah jumlah panel cukup dihitung dari daya 16 kW saja?
Tidak. Angka 16 kW memberi gambaran kapasitas controller, tetapi desain panel harus mengikuti kebutuhan energi nyata di lokasi. Datasheet menyebut optimum Vmp untuk sistem ini berada di atas 575 V, sehingga vendor harus merancang konfigurasi string panel agar tegangan kerja masuk dalam rentang yang tepat. Jika string voltage tidak sesuai, performa controller dan MPPT bisa tidak optimal.
Contoh sederhana: jika proyek menargetkan pompa bekerja pada jam matahari efektif, maka panel harus mampu memasok daya cukup selama periode tersebut. Namun, jika lokasi sering mendung, jarak kabel jauh, atau orientasi panel kurang ideal, kapasitas panel perlu disesuaikan. Karena itu, pencarian seperti spesifikasi Pompa Air Lorentz PSk3-15 C-SJ75-3, debit Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3, dan controller Lorentz PSk3-15 MPPT harus dibaca bersama desain lapangan.
Hal yang wajib diminta ke vendor:
- Konfigurasi jumlah panel surya.
- Rancangan string voltage sesuai Vmp.
- Estimasi produksi energi harian.
- Simulasi debit berdasarkan head aktual.
- Proteksi DC dan AC.
- Ukuran kabel dan estimasi losses.
- Layout mounting panel.
- Grounding dan sistem proteksi petir.
- Monitoring performa pompa.
Masalah paling umum adalah pembeli menghitung panel terlalu kecil agar harga awal terlihat murah. Akibatnya, sistem memang bisa bekerja, tetapi debit air tidak sesuai target. Untuk proyek Dinas dan kelompok tani, kondisi seperti ini berbahaya karena berdampak pada jadwal tanam, produktivitas lahan, dan kepercayaan penerima manfaat.
Solusinya, gunakan sizing berbasis energi harian dan pump chart, bukan sekadar angka brosur. Minta vendor menunjukkan hubungan antara head, power, debit, dan estimasi jam operasi. Pengadaan pompa tenaga surya modern mulai menilai sistem lengkap: pompa, panel, controller, kabel, proteksi, grounding, struktur, sensor, dan monitoring.
Di Mana Membeli Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 untuk Proyek Dinas dan Kelompok Tani?
Membeli Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 untuk proyek irigasi tidak sama dengan membeli pompa biasa. Produk ini membutuhkan pemahaman teknis, survey lokasi, sizing panel surya, desain pipa, proteksi sistem, dan commissioning. Karena itu, pembeli sebaiknya mencari distributor Pompa Lorentz Indonesia yang tidak hanya menjual unit, tetapi juga mampu menghitung sistem lengkap.
Apa yang harus dicek sebelum memilih distributor Pompa Lorentz Indonesia?
Sebelum meminta harga Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3, cek beberapa hal berikut:
- Legalitas perusahaan vendor.
- Pengalaman proyek pompa air tenaga surya.
- Kemampuan survey lokasi.
- Kemampuan menghitung head dan debit.
- Dukungan teknis controller PSk3-15.
- Ketersediaan datasheet dan dokumen teknis.
- Layanan after sales.
- Kemampuan integrasi panel surya, struktur, kabel, proteksi, instalasi, dan commissioning.
Masalah yang sering terjadi adalah pembeli hanya membandingkan harga unit pompa. Padahal, harga murah tidak selalu berarti biaya proyek lebih rendah. Jika sizing salah, kabel tidak sesuai, panel kurang, proteksi minim, atau instalasi tidak rapi, biaya perbaikan bisa jauh lebih besar.
Tips terbaik: minta penawaran yang memisahkan item pompa, controller, panel surya, mounting, kabel, proteksi, grounding, sensor, instalasi, dan commissioning. Dengan format ini, Dinas, kontraktor, dan kelompok tani bisa menilai kualitas sistem secara lebih transparan.
Tren pembeli proyek kini bergeser dari sekadar mencari penjual barang menjadi mencari partner engineering. Vendor yang kuat akan membantu membaca data lapangan, membuat simulasi debit, memberi rekomendasi sistem hybrid solar-grid-generator, dan mendampingi proses teknis sampai pompa bekerja sesuai target.
Butuh penawaran Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3 untuk proyek irigasi? Hubungi tim teknis untuk konsultasi, survey, sizing panel surya, dan rekomendasi sistem sesuai lokasi Pompa Air Lorentz PSK3-15-C-SJ75-3.
FAQ SEO (People Also Ask)
Disusun berdasarkan kata kunci turunan & pertanyaan umum pengguna Google.
1. Berapa debit maksimum Pompa Air Lorentz PSk3-15-csj75-3 untuk irigasi pertanian?
Pompa Air Lorentz PSk3-15-csj75-3 memiliki debit maksimum 126 m³/jam, sangat cocok untuk irigasi sawah 5–15 hektar, perkebunan hortikultura, hingga sistem sprinkler dan drip. Debit besar ini memungkinkan operasi harian lebih singkat dan efisiensi penggunaan energi.
2. Berapa jumlah panel surya yang dibutuhkan untuk mengoperasikan PSk3-15-csj75-3?
Untuk penggunaan optimal, dibutuhkan 24–32 panel surya 550–580Wp, menghasilkan total kapasitas 14–18 kWp. Sistem bekerja ideal pada tegangan Vmp >575V, sehingga panel perlu disusun seri panjang agar kontroler MPPT dapat bekerja maksimal.
3. Apakah Pompa Lorentz PSk3-15-csj75-3 cocok untuk sumur dalam atau air permukaan?
Pompa ini cocok untuk:
-
Sumur dalam (deep well)
-
Sumur bor besar 8–12 inch
-
Sungai kecil atau embung desa
-
Kolam retensi
Motor AC submersible tahan rendaman hingga 150 meter dan memiliki efisiensi tinggi sehingga cocok untuk berbagai sumber air pertanian.
4. Apa keunggulan Pompa Lorentz dibanding pompa diesel?
Keunggulan Pompa Air Lorentz PSk3-15-csj75-3:
-
Operasional 100% gratis (tenaga surya)
-
Debit stabil dan tekanan kuat
-
Minim perawatan
-
Tidak ada biaya solar
-
Tidak bising
-
Ramah lingkungan
-
Bisa hybrid dengan PLN/genset
Jika digunakan 5–8 jam per hari, penghematan biaya operasional dapat mencapai Rp 30–60 juta per tahun.
5. Apakah pompa Lorentz bisa dipakai saat mendung?
Ya. Kontroler PSk3 mendukung hybrid power input, sehingga pompa dapat beroperasi menggunakan kombinasi:
-
Tenaga surya
-
PLN
-
Genset
Controller akan otomatis memilih sumber daya terbaik untuk menjaga stabilitas operasi.
6. Berapa luas irigasi yang bisa dicapai pompa Lorentz PSk3-15-csj75-3?
Dengan debit hingga 126.000 liter per jam, pompa ini dapat mengairi:
-
Sawah ±10 hektar
-
Perkebunan jagung ±15 hektar
-
Kebun hortikultura 10–20 hektar
Tergantung sistem pengairan dan topografi lahan.
7. Bagaimana cara instalasi pompa Lorentz dengan benar?
Instalasi meliputi:
-
Sumur bor atau sumber air memadai
-
Pemasangan motor + pump end kedalaman aman
-
Panel surya seri panjang
-
Controller PSk3 (IP66)
-
Pipa distribusi sesuai debit
-
Proteksi grounding
Panduan lengkap tersedia di artikel pendukung:
? Cara Pemasangan Pompa Air Lorentz






